Arief Royid Soal Pelatihan Direksi BUMN di Swiss: Investasi Strategis untuk Kepemimpinan Global

JAKARTA — Tokoh pemuda Arief Rosyid menilai, sejumlah Direksi BUMN saat ini tengah mengikuti program pengembangan kepemimpinan di IMD Swiss, salah satu pusat pendidikan eksekutif terbaik dunia. Program ini mennurutnya merupakan bagian dari strategi transformasi kepemimpinan BUMN yang sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Pelatihan di Swiss dipilih karena negara tersebut dikenal sebagai pusat world-class executive education dan menjadi rumah bagi perusahaan multinasional di sektor strategis. " Dengan mengikuti program ini, para Direksi BUMN mendapatkan akses pada praktik terbaik global, studi kasus perusahaan kelas dunia, serta jejaring lintas negara yang bernilai tinggi untuk memperkuat daya saing Indonesia, " ujar Arif dalam siaran persnya, hari ini.
Arief yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum DPP AMPI menambahkan, program ini merupakan investasi strategis untuk memperkuat kepemimpinan BUMN di masa depan. Biaya yang dikeluarkan sebanding dengan manfaat yang diperoleh, mengingat pendidikan eksekutif internasional tidak hanya memberikan teori, tetapi juga jejaring global dan paparan langsung pada ekosistem bisnis multinasional. Pada saat yang sama, pelatihan dalam negeri tetap dijalankan untuk memperkuat pemahaman konteks lokal dan kebutuhan spesifik Indonesia. Kedua model pelatihan ini bersifat saling melengkapi.
Dengan pembekalan ini, lanjutnya, Direksi BUMN diharapkan mampu meningkatkan kinerja perusahaan di dalam negeri sekaligus menjadikan Entitas Bisnis Danantara Indonesia (EBD) sebagai pemain yang kompetitif di pasar global. "Langkah ini menjadi bagian penting dari transformasi BUMN serta kontribusi nyata dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045: bangsa yang berdaulat, sejahtera, dan disegani dunia," jelas Arief yang juga pernah menjabat sebagai Komandan TKN Fanta Prabowo–Gibran di pilpres belum lama ini.